Tren desain kemasan plastik terus berkembang mengikuti kebutuhan produk dan cara konsumen menggunakannya. Bentuk, warna, ukuran, material, hingga sistem penutup kini menjadi pertimbangan ketika brand mengembangkan kemasan. Desain yang menarik tetap perlu memperhatikan fungsi serta karakter isi di dalamnya.
Sebagai Supplier perabotan plastik Terbaik, kami memahami bahwa kebutuhan kemasan setiap produk dapat berbeda. Omnipak mengembangkan berbagai produk plastik sekaligus mendukung kebutuhan custom packaging. Karena itu, desain perlu dipertimbangkan sejak konsep hingga kemasan siap diproduksi.
Tren Desain Kemasan Plastik yang Menarik Perhatian
Perubahan desain kemasan tidak hanya terlihat dari warna maupun bentuk. Cara kemasan digunakan, disimpan, dibawa, serta diproduksi juga ikut memengaruhi perkembangannya. Beberapa konsep berikut dapat menjadi referensi ketika brand ingin mengembangkan kemasan baru.
1. Desain Minimalis dengan Visual Lebih Bersih
Tampilan minimalis masih relevan karena membantu informasi utama lebih mudah terlihat. Bentuk kemasan cenderung sederhana dengan area label yang tidak terlalu padat. Nama brand, jenis produk, komposisi, dan informasi penggunaan akhirnya mempunyai ruang visual yang lebih jelas.
2. Kemasan Transparan yang Memperlihatkan Isi
Kemasan transparan memberi kesempatan konsumen melihat isi sebelum menggunakannya. Pendekatan ini dapat diterapkan pada kategori produk tertentu sesuai kebutuhan materialnya. Tampilan jernih juga membuat warna serta karakter asli produk menjadi bagian dari visual kemasan tanpa membutuhkan terlalu banyak elemen tambahan.
3. Bentuk Ergonomis Mengikuti Cara Penggunaan
Desain ergonomis semakin mempertimbangkan interaksi antara pengguna dan kemasan. Lekukan botol, posisi pegangan, diameter wadah, hingga bentuk jerrycan dapat memengaruhi kenyamanan penggunaan. Dalam pengembangan kemasan, detail tersebut perlu dipertimbangkan bersama kapasitas dan karakter produk yang akan disimpan.
4. Warna Solid untuk Memperkuat Identitas Brand
Warna dapat menjadi elemen pembeda ketika beberapa produk mempunyai bentuk hampir serupa. Satu warna dominan dapat digunakan untuk memperkuat karakter brand. Sementara itu, variasi warna dapat membantu membedakan kategori, ukuran, aroma, maupun varian produk dalam satu lini.
5. Kemasan Reusable untuk Masa Pakai Lebih Panjang
Konsep reusable ikut mendapat perhatian dalam pengembangan kemasan. Wadah yang mempunyai struktur kuat dapat dimanfaatkan kembali sesuai karakter produknya. Namun, fungsi penggunaan ulang tetap perlu mempertimbangkan material, bentuk wadah, kondisi kemasan, serta tujuan awal produk tersebut dibuat.
6. Desain Custom Sesuai Karakter Produk
Custom packaging memberi ruang bagi brand untuk mengembangkan kemasan berdasarkan kebutuhan sendiri. Bentuk, dimensi, warna, finishing, hingga sistem penutup dapat dipertimbangkan sejak tahap desain. Pendekatan ini sesuai ketika kemasan standar belum mampu memenuhi kebutuhan produk maupun identitas visual brand.
7. Bentuk Compact untuk Kebutuhan Personal
Ukuran ringkas banyak diterapkan ketika produk dirancang untuk dibawa maupun digunakan secara individual. Dimensi kemasan dapat disesuaikan dengan volume isi dan pola penggunaan. Namun, ukuran tetap perlu menyediakan ruang yang memadai untuk label serta informasi produk yang dibutuhkan konsumen.
8. Sistem Tutup Menjadi Bagian dari Desain
Tutup mempunyai fungsi penting dalam pengalaman penggunaan kemasan. Flip top, press top, spray, cap, hingga tutup dengan pegangan mempunyai karakter berbeda. Omnipak sendiri memiliki berbagai packaging component seperti press top cap, flip top cap, bottle spray, serta cap jerrycan.
9. Material yang Mempertimbangkan Keberlanjutan
Keberlanjutan ikut memengaruhi tren desain kemasan plastik. Pertimbangannya dapat mencakup pemilihan material, jumlah material yang digunakan, desain kemasan, hingga kemungkinan penggunaan kembali. Namun, fungsi perlindungan produk tetap perlu menjadi pertimbangan agar perubahan desain tidak mengurangi kegunaan kemasan.
10. Identitas Konsisten pada Berbagai Ukuran
Satu lini produk dapat mempunyai beberapa ukuran tanpa kehilangan karakter visualnya. Bentuk, warna, posisi logo, hingga detail kemasan dapat dibuat konsisten. Pendekatan tersebut membantu konsumen mengenali hubungan antarproduk meskipun kapasitas kemasan yang tersedia tidak sama.
Cara Memilih Desain Kemasan Plastik untuk Produk
Mengikuti tren desain kemasan plastik perlu disesuaikan dengan karakter produk. Bentuk yang menarik tetap harus mendukung fungsi, penyimpanan, penggunaan, dan proses produksi. Pertimbangkan beberapa aspek ini sebelum menentukan desain.

Source: Envato
- Kenali karakter isi. Periksa volume, berat, sifat produk, dan kondisi penyimpanan untuk menentukan material serta jenis penutup.
- Perhatikan cara penggunaan. Sesuaikan bentuk dengan cara konsumen membuka, membawa, menuang, mengambil, dan menyimpan produk.
- Tentukan kapasitas. Pilih ukuran berdasarkan target pengguna, pola konsumsi, ruang penyimpanan, serta kebutuhan distribusi.
- Sediakan area branding. Pastikan logo, nama produk, komposisi, dan informasi penggunaan mempunyai ruang yang cukup.
- Periksa kebutuhan produksi. Pertimbangkan dimensi, material, warna, finishing, cetakan, dan sistem penutup sebelum produksi.
Omnipak untuk Pengembangan Kemasan Plastik
Kami mendukung pengembangan kemasan berdasarkan kebutuhan bisnis, mulai dari pemilihan produk hingga custom packaging.
- Berpengalaman sejak 2011. Omnipak berlokasi di Gresik dan melayani beragam kebutuhan kemasan.
- Kategori produk beragam. Pilihannya mencakup bottle collection, food container, jerrycan, packaging component, preform, hingga industrial packaging.
- Layanan ODM. Kami mendukung tahap desain, pembuatan prototipe, hingga manufaktur.
- Layanan OEM. Kemasan dapat disesuaikan melalui branding, dimensi, warna, dan finishing.
- Dukungan internal. Tim desain dan engineering mendukung pengembangan kemasan hingga produksi.
- Standar mutu. Kami menerapkan sistem manajemen dengan sertifikasi ISO 9001 dan ISO 22000.
FAQ Seputar Tren Desain Kemasan Plastik
Desain minimalis, transparansi, bentuk ergonomis, kemasan custom, warna solid, konsep reusable, serta identitas visual yang konsisten menjadi beberapa pendekatan yang dapat digunakan. Pemilihannya tetap perlu disesuaikan dengan karakter setiap produk.
Tidak. Tren dapat menjadi sumber referensi desain, tetapi fungsi kemasan tetap menjadi pertimbangan utama. Material, kapasitas, perlindungan isi, cara penggunaan, serta proses produksi perlu diperiksa sebelum menentukan desain akhir.
Kemasan custom memberi ruang untuk menyesuaikan bentuk, ukuran, warna, finishing, dan detail lainnya dengan kebutuhan produk. Brand juga mempunyai kesempatan lebih besar untuk mengembangkan identitas kemasan yang konsisten dengan karakter produknya.
ODM dapat digunakan ketika bisnis mempunyai konsep dan membutuhkan dukungan untuk mengembangkannya menjadi kemasan. Sementara itu, OEM dapat digunakan untuk kebutuhan kemasan dengan identitas brand serta penyesuaian tertentu pada produk yang tersedia.
Ya. Dalam layanan ODM, kami mempunyai tahapan desain, pembuatan prototipe untuk persetujuan, kemudian manufaktur. Tahap prototipe membantu desain diperiksa sebelum masuk ke proses produksi dalam skala lebih besar.
Saat Ide Kemasan Perlu Dibawa ke Tahap Produksi
Tren desain kemasan plastik dapat menjadi titik awal untuk menentukan bentuk, warna, fungsi, dan karakter sebuah wadah. Namun, keputusan desain tetap perlu mempertimbangkan produk di dalamnya. Kemasan yang terlihat menarik juga harus sesuai dengan cara penggunaan dan proses produksinya.

Source: Envato
Kami dapat membantu pengembangan kebutuhan tersebut melalui custom packaging, OEM, ODM, serta dukungan desain hingga produksi. Explore produk wadah custom lengkap sebagai referensi awal, kemudian konsultasikan konsep kemasan yang ingin dikembangkan bersama Omnipak.